Header Ads

Delapan Jam Diperiksa , Alfian Tanjung Sebut Komunisme Memang Muncul

CERDASMEDIA --- Setelah lebih dari delapan jam menjalani pemeriksaan oleh Penyidik Polda Metro Jaya, Ketua Umum Taruna Muslim Alfian Tanjung akhirnya keluar pada Rabu malam (31/5/2017).


Tak banyak bicara, dia hanya menyampaikan bahwa dirinya siap menghadapi proses hukum yang harus dilalui. Dia juga menegaskan pendapatnya kalau gerakan komunisme memang muncul.

“Gerakan komunisme ini memang muncul ya. Proses berlangsung, kita akan hadapi semua di pengadilan,” kata Alfian seperti dikutip Kabar24.bisnis.com.

Wakil Ketua Komite Dakwah Khusus MUI (KDK MUI) itu tengah menjalani penahanan di Mapolda Metro Jaya setelah diamankan oleh Bareskrim Polri terkait dengan kasus yang hampir sama.

Sementara itu, pengacara yang mendampinginya, Abdullah Alkatiri, menyampakan bahwa materi dalam pemeriksaan hari ini terkait degan kegiatan sehari-hari Alfian, termasuk ceramah yang dia sampaikan.

“Kebanyakan apa yang beliau lakukan selama ini, ceramah beliau, tulisan beliau, dan sebagainya,” katanya.

Lebih lanjut, Abdullah menyampaikan sejumlah kritik terkait dengan proses hukum yang dijalani kliennya baik pasal yang dikenakan, juga terkait pihak pelapor.

Dia juga mengatakan bahwa ujaran yang disampaikan oleh kliennye terkait kemungkinan mengalirnya paham PKI di tubuh salah satu partai di Indonesia juga memiliki referensi.

“Sebenarnya itu ada referensinya. Tahun 2002 di Lativi, salah satu kader PDIP yang namanya Ribka Tjiptaning itu, itu yang menyatakan bahwa ada 20 juta kader PKI di Indonesia dan itu pun menurut yang bersangkutan, semua itu memilih partai tersebut. Itu ada referensinya,” jelasnya.

Sumber: kabar24.bisnis.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.