Header Ads

( Fokal IMM ) Tuduhan Makar Membunuh Daya Kritis Mahasiswa

CERDASMEDIA --- Tuduhan makar yang disangkakan terhadap mahasiswa sangat disesalkan. Koordinator tim advokasi Forum Keluarga Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM), Muhammad Ihsan menuturkan sebagai penerus bangsa, mahasiswa perlu terus menjaga sikap kritis terhadap pemerintah.

( Fokal IMM ) Tuduhan Makar Membunuh Daya Kritis Mahasiswa

“Ini adik mahasiswa yang sangat kritis dan agresif menyikapi pemerintahan yang mereka anggap tidak prorakyat. Jadi kita harus apresiasi mereka, karena mereka ini adalah calon-calon pemimpin masa depan,” ujarnya saat dihubungi Kiblat.net pada Senin (03/04).

Tuduhan makar dinilai akan membunuh sikap kritis para mahasiswa. Mereka akan tertekan dan takut bersuara memberikan masukan atau anspirasi kepada pejabat dan penguasa negara.

“Bukan dibunuh dengan cara ditangkap atau dilakukan tekanan psikis. Justru nanti membuat mahasiswa lain takut untuk melakukan kritik terhadap pemerintah,” imbuhnya.

Sikap kepolisian yang menangkapan mahasiswa yang berusaha memberikan perbaikan terhadap pemerintah sangat disayangkan. Menurutnya, kedepan hal seperti ini dikhawatirkan mematikan daya kritis mahasiswa.

“Itu (tuduhan makar.red) berbahaya untuk tempat melatih calon pemimpin masa depan. Kalau mereka sudah tidak kritis, mereka sudah tidak lagi peduli dengan masalah kebangsaan. Kita khawatir mereka menjadi pemimpin yang ‘manut‘ walaupun jelas-jelas salah,” tukasnya.

Sebagaimana diketahui, empat kader IMM ditangkap kepolisian ditangkap kepolsian dengan tuduhan makar. Hingga hari ini, tiga orang sudah dipulangkan. Sedangkan satu orang masih ditahan. Fokal IMM juga mengajukan penangguhan penahanan bagi satu kader yang masih ditahan.[kiblat]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.