Header Ads

Advokat GNPF-MUI: Tuduhan Makar Al-Khaththath Fitnah yang Berlebihan

CERDASMEDIA --- Nasrullah Nasution, pengacara dari tim advokat GNPF-MUI mengatakan,  bahwa penangkapan Al-Khaththath atas dugaan makar adalah fitnah yang berlebihan.



“Beliau ditangkap atas dugaan makar, padahal kan makar harusnya sudah punya kekuatan tersendiri dan bisa menunjukkan kekuatan. Sedangkan Ini (aksi 313.Red) kan hanya menyampaikan aspirasi. Ini fitnah yang berlebihan,” ungkapnya di depan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jum’at (31/03).

Ia pun menyatakan keprihatinan atas penangkapan tersebut. Terlebih mereka yang ditangkap ingin menyampaikan sejumlah aspirasi kepada pemerintah.

“Sangat prihatin dengan kondisi seperti ini, mau orasi dan berekspresi tapi dikenakan pasal-pasal karet. Ada pemasungan terhadap aspirasi, setiap ada aksi maka ada panggilan. Dan ini juga ada muatan politis,” ungkapnya.

Nasrullah menyebut bahwa informasi terkait penangkapan ini masih simpang siur. Namun yang pasti penangkapan ini terkesan bahwa setiap umat Islam yang mengadakan aksi akan ditangkapi.

“Ini yang harusnya diperjelas agar masyarakat, kenapa setiap ada aksi maka ada pemanggilan, sedangkan untuk kasus Al-Khaththath ini, pendampingan dari pengacara pun dibatasi,” ungkapnya.

Terakhir, ia menyatakan bahwa dari tim advokat, akan menyiapkan 100 advokat. Namun belum dirumuskan namanya untuk mengawal kasus penangkapan inisiator Aksi 313 ini.

Sebagaimana diketahui, Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI), sekaligus inisiator aksi 313 KH M Al Khattath ditangkap di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat pada Jum’at (31/03), pukul 2 pagi.[kiblat]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.