Header Ads

Sukmawati Dipolisikan lantaran video ini

Berita Viral --- Para loyalis HM. Soeharto di Jawa Timur akan melaporkan Sukmawati Soekarno karena dinilai telah melakukan fitnah, pelecehan, penghinaan dan pembohongan publik terhadap Presiden RI ke-2, HM. Soeharto. Sukmawati menyebut HM. Soeharto sebagai Penghianat Bangsa dan Pembunuh Para Pahlawan Revolusi, TNI dan Presiden Pertama RI, Soekarno


"Kami akan melakukan langkah hukum untuk membersihkan nama besar HM. Soeharto. Sukmawati harus dapat membuktikan secara hukum atas semua ucapan dan tuduhannya," tegas Ketua Korwil Tommy Soeharto Fans Club (TOS FC) Jawa Timur, Irham Maulidy kepada media di Surabaya.

Sebelumnya, Sukmawati juga melaporkan KH. Habib Rizieq ke Penegak hukum atas pelecehan terhadap Pancasila yang kemudian menjadikan tokoh sentral FPI (Front Pembela Islam) itu sebagai tersangka oleh Polda Jabar. Kini kasus yg dinilai syarat muatan politis itu berjalan di Polda Jabar.

Kemudian Sukmawati dalam statementnya di Indonesia Lawyer Club (ILC) dan kemudian diunggah di Yutube mendiskreditkan dan melecehkan Presiden ke-2, HM.Soeharto dengan cara yang tidak hormat.

Sebagaimana dalam tayangan, Sukmawati secara tegas menyebut HM. Soeharto sebagai Pelanggar HAM Berat, Penghianat Bangsa, Pembunuh Pahlawan Revolusi, Pembunuh Para TNI, Pembunuh PKI, Penganiaya Menteri-Menteri Dwikora dan Pembunuh Presiden Pertama Soekarno.

Tuduhan Sukmawati tersebut, lanjut Irham Maulidy yang juga Korwil Partai Parsindo (Partai Swara Rakya Indonesia) Jawa Timur, merupakan tuduhan yang tidak berdasar serta menciderai HM. Soeharto, Keluarga Cendana dan tentu Loyalis HM. Soeharto. Ini masalah sejarah dan ini adalah tuduhan keji, jika tidak dapat dibuktikan secara hukum, tegasnya.

Pria berdarah Madura selaku loyalis Soeharto Itu mengaku sangat prihatin dengan statement Sukmawati yang sarat kebencian dan dendam pada HM. Soeharto. Meski Sukmawati menjadi putri Soekarno dia tidak banyak tahu tentang sejarah, sehingga degan seenaknya menghujat Bapak Pembangunan HM. Soeharto


Adapun langkah pelaporan terhadap Sukmawati, menurut Irham akan dilakukan sesegera mungkin setelah Tim Hukum Loyalis Soeharto membuat legal opinion.


Menurut catatan Redaksi Partai Parsindo (Partai Swara Rakyat Indonesia) merupakan Partai Kerakyatan, Nasionalis, Religius. Melanjutkan cita-cita besar Soekarno dan Kemajuan Pembangunan seperti era HM. Soeharto. Partai Parsindo satu-satunya Partai pengusung Tommy Soeharto Capres RI, 2019-2024. Saat ini Tommy Soeharto masih Anggota Dewan Pertimbangan Partai Golkar pendukung Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. [mmcindonesia]

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.