Header Ads

Analisa Tajam, Ada apa dibalik Kunjungan Raja Salman Ke Indonesia

"DIBALIK KUNJUNGAN RAJA SALMAN" Sebelum menjawab pertanyaan ini, mesti dipahami fakta tentang, Indonesia, Arab Saudi, dan peta politik global saat ini serta kedudukan kedua negara di kancah internasional, dan selanjutnya hubungannya dgn peristiwa politik yg ada di Negeri indonesia.

Kunjungan pak Salman adlh peristiwa politik internasional, yg mesti dibahas dlm perspektif politik internatinal pula(global).

Analisa Tajam, Ada apa dibalik Kunjungan Raja Salman Ke Indonesia

Membahas politik global mengharuskan kita memahami peta para pelaku didlmnya, dlm hal ini adlh Negara2 yg berinteraksi didalamnya, peran dan posisinya masing2.

Dgn melihat fakta interaksi politik global, secara sederhana negara2 didunia saat ini terbagi dlm 4 kategori Negara:

1. Negara Adidaya: negara ideologis yg memiliki kekuatan mendikte dan mengarahkan kebijakan2 politik global. Setelah runtuhnya USSR, dunia saat ini jadi monopolar. Dibawah kuasa dan kehendak US

2. Kelompok Negara2 besar.

Negara2 ini, secra global, mandiri dan tdk dipengaruhi oleh kehendak negara adidaya. Politik dan interaksinya ditentukan oleh kehendaknya. Ragam dan sifat interaksinya lebih banyak dipengaruhi oleh kepentingan pragmatis, meski kadang, mencoba ikut campur dlm menentukan kehendak golongan adidaya. Disini ada Inggris, Perancis, Jerman, China, Rusia, Kanada

3. Kelompok negara satelit, yakni negara2 yg dijadikan satelit utk mencapai kepentingan2 negara adidaya. Misalnya Australia, Jepang, Singapura adlh satelit US di Asia Pasifik, Israel satelit amerika di timteng

4.Negara Pengekor adalah negara yang terikat dengan negara, lain dalam politik luar negerinya, seperti Mesir terhadap AS dan Khazakhstan terhadap Rusia.

Bagaimana kedudukan Indonesia dan Saudi?

Indonesia secara politik global, sangat dipengaruhi oleh Amerika. Bahkan pengaruh US saat ini sdh sampai pd level kebijakan dalam negeri yg strategis.

Bagimana dengan Saudi?

Rezim ibnu Saud, agak menarik utk dibaca. Karena sejak berdiri sampai, rezim ini sebenarnya lebih banyak dikendalikan oleh Inggris.

Namun akhir2 ini, Peran Amerika dinegeri hijaz ini sdh sangat dominan. Terutama setwlah King Salman berkuasa. Namun demikian Inghris tidk tinggal diam dan masih memiliki pengaruh yg dominan di keluarga Ibnu Saud, terutama diKemenntrian dalam Negeri.

Sedangkan Amerika mengendalin pengaruh di Kementrian Pertahanan.

Fakta inilah yg terjadi dgn kemelut diinternal kerajaan pasca wafatnya raja Abdullah...

Dalam konteks global seperti itu.

Nah, bagaimana konteks kunjungan king Salman ke Indonesia?

Rencananya beliau akan ke indonesia dgn delegasi penuh dlm waktu 1 pekan. Ini menunjukkan betapa pentingnya urusan belaiu kemari

Kunjungan seperti ini, mestinya punya target yg maha penting.

Apa?

Mau minta uang ke indonesia? Secara internal Saudi saat ini defisit dlm anggaran.

Atau mau lunasin utang2 kita?

Mau bahas kuaota haji?

Mau tamasya karena banyaknya destinasi wisata?

Mau silaturahmi ke semua warga indonesia?

Mau apa........?

Atau janga2 dia mau datang utk bai'at ke Habib Rizieq, karena dia tahu khilafah akhir zaman masanya akan segera datang..?

Semua list kemungkinan ini bukan hal, urgen dan maha penting secara politik dlm hubungan kedua negara...

Maka mesti ada alasan yg lain.

Yaa, apa.? Mari kita lihat kemungkinan yg lain.

Pointnya ada di halaman rumah kita. indonesia.

Indonesia adalah negara kaya, yg jadi rebutan bangsa2 sejak zaman dahulu.

Sejak "merdeka" (secara fisik), penguasa real bangsa ini adalah kapitalisme global.

Penjajahn ini menjadi total setlh zaman orde baru dan disempurnakan dizaman kita, zaman reformasi.

Selama hampir separo abad, Kapitalisme global US mengangkangi kita, dan tidak ada potensi yg mengganggu apalagi setelah runtuhnya USSR.

Namun, saat ini US dlm kelemahan ideologis dan finansial yg sangat parah, sehingga pengaruhnya melemah.

Fakta ini dipahami dgn jelas oleh Kapitalisme Timur yg saat ini lagi bangkit, China.

China dgn kebijakan investasi global dgn mekanisme turn-key telah menjadi alternatif sumber finansial baru pemberi utang, termasuk bagi indonesia.

Ini berbahaya bagi US, namun mereka tdk memiliki alternatif utk menghalanginya...

Maka, kita melihat kenapa pos - pos strategis akhirnya dipaksakan kembali diambil oleh orang - orang  yang pro US.

Masih ingat kasus Archandra? Sri Mulyani? Dll..

Itulah contoh bagaimana US mencoba mpertahankan pengaruh setidaknya dilevel kekuasaan.

Namun agresivitas china sudah diambang limit tolerensi bagi US. Apalagi secara terang2an melawan secara terbuka.

Ingat kasus pesawat obama yg tdk diberi tangga saat kunnungan ke china? Kasus sengketa laut china selatan?

Dan terakhir peenyataan resi dikoran pemerintah china, bahwa china akan menguasai dunia menggantikan kapitalisme barat.

Disatu sisi kesadaran POLITIK ummat semakin membesar dan nyata, meskipun belum signifikan. Dimana2 ummat berbicara ttg syariah dan kekuasaan.

Hal ini adalah bahaya laten lain yg lebih menakutkan kapitalisme global. Maka harus dikendalikan oleh org yg tepat. dilevel ini mereka menaroh Mas Tit*, org yg sangat mengerti ttg Islam, pakar terorisme dan mantan komendan Daengsus 8888* (projek global Amerika yg dijalankan dan dibiayai oleh satelitnya Australia).

Maka, dihembuskanlah issue kebangkitan hantu PKI dan dimana2 ummat ngomong PKI dan melupakan penjajah barat.

Sampainpada suatu saat anak mas mereka so Hoax keseleo lidah dan melecehkan al maidah.

Jadi issue anti chinas dan PKI belum kelar, potensi bahaya islam ideologis membesar.

Sementara menakut2i ummat dgn menangkap dan iasue makar tdk berefek signifikan.

Jadi US punya 2 potensi bahaya besar di Indonesia, bahaya bepindahnya kendali Kekuasaannke Kapitalisme China dan bahaya Ideologis kebangkitan Islam Politik.

Tidak mungkin US menyelesaikan masalah sensitif ini dgn tangannya sendiri.

Maka dipilihlah penpanjangan tangan Amerika yg bisa menyelesaikan hal ini. Dan yg paling tepat adalah King Salman.

Hanya dengan alasan inilah yang bisa dimengerti kenapa Salman begitu penting harus bertemu dengan Habib Rizieq....

Semoga Allah SWT melindungi Ummat ini dari makar org2 kafir yg menggunakan tangan2 org2 munafiq. Aamiin

Oleh : Syaharudin P. Lani

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.